Sebanyak 25 mahasantri Pesantren Global Leadership mengikuti pembekalan bulanan pada Selasa (12/8/2025) secara hybrid (online dan offline). Kali ini, mahasantri PGL mendapatkan ilmu baru tentang penulisan berita dan konten di ruang digital bersama Muhamad Husni Tamami (MHT)
MHT adalah alumni Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat IPB University yang juga merupakan anggota Himpunan Alumni Fakultas Ekologi Manusia (HA Fema). Ia adalah seorang blogger dan jurnalis yang memiliki pengalaman di beberapa media massa, salah satunya adalah Liputan6.com.
Dalam sesi materi, MHT mengajak mahasantri mencari tahu alasan mengapa harus menulis. Ia mengutip hadis Nabi SAW yakni "Ikatlah ilmu dengan menulisnya" (Shahih Al-Jami', nomor 4434.
Kemudian, MHT mengutip untaian kata Imam Syafi'i. "Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya. Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat. Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang. Setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja."
Tidak lupa, ia juga mengutip kata-kata Pramoedya Ananta Toer. "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian."
MHT memaparkan, menulis memberikan banyak manfaat. Bukan sekadar bisa menghasilkan uang, tapi kegiatan menulis juga bisa melatih otak berpikir kritis dan peka terhadap fenomena yang terjadi.
"Apa yang kita tulis hari ini, bisa menjadi sejarah di masa mendatang. Tulisan kita akan abadi, terlebih jika dijadikan buku. Saat kita meninggal, tulisan-tulisan kita yang bermanfaat itu akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir," katanya di Pesantren Global Leadership, Perumahan Ciomas Permai Blok C16 No 23 Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
Founder Global Leadership, Ahmad Alam, S.K.Pm., M.E. berharap anak didiknya bisa merutinkan menulis. Karya-karya tulis mahasantri Global Leadership bisa dipublikasikan di blog pesantren, yakni globalleadership.ponpes.id.
"Semoga pembekalan bulanan kali ini memberikan inspirasi baru bagi mahasantri Global Leadership. Mereka bisa semakin termotivasi untuk berbagi ilmu atau pengalaman lewat tulisan," tandas pria yang juga menjabat Ketua HA Fema IPB University ini.